Perbedaan Tes Psikotes Kraepein Dan Pauli

Ada banyak jenis tes psikotes yang digunakan oleh perusahaan untuk menyeleksi calon karyawan baru, dua yang sangat sering digunakan adalah Kraepelin dan Pauli.

Mulai dari cara pengerjaan sampai pada penilaian tes pauli jelas berbeda dengan tes kraepelin.

Lalu dari pengerjaan waktu tes pauli juga berbeda dengan waktu pengerjaan tes kraepelin.

Yang serupa tapi tak sama adalah lembar tes pauli, sama-sama menggunakan kertas besar yang berisi penuh angka namun ada perbedaannya dan akan saya jelaskan nanti dibawah.

Jadi karena cara penilaian tes pauli dan kraepelin yang berbeda, strategi kalian dalam mengerjakan juga akan sedikit berbeda nantinya.

Tapi yakin saja bahwa setiapjenis tes memiliki celah, kelebihan dan kelemahan tes pauli maupun tes kraepelin bisa kalian gunakan sebagai celah sewaktu mengerjakan nanti.

Perbedaan Mendasar Antara Tes Kraepelin Dan Tes Pauli


Ada beberapa perbedaan mendasar antara tes kraepelin dan pauli

Banyak pencari kerja yang menganggap jika tes kraepelin dan tes pauli itu sama, padahal kedua tes ini berbeda.

Ada juga yang menganggap jika Pauli adalah sebutan atau nama lain dari tes kraepelin, ini juga salah besar. Nama lain dari tes kraepelin adalah tes koran.

Sebagai pencari kerja tentu wawasa1n seperti ini wajib kalian ketahui.

Jangan sampai nanti kalian akan mengikuti tes seleksi yang ada tes Pauli malah kalian belajar untuk Kraepelin, kan salah alamat.

Saya sudah pernah mengerjakan keduanya, dan menurut saya keduanya mudah namun yang paling mudah menurut saya adalah tes Pauli.

Persamaan dari kedua tes ini hanya ada pada bentuk yang berupa sekumpulan angka dan lembaran soal yang selebar koran, selebihnya berbeda.

Apa saja perbedaannya?

Bentuk soal

Memang sama, sekumpulan angka pada kertas besar selebar koran.

Tapi ada bedanya, jika pada kraepelin angka hanya ada di satu sisi halaman saja pada tes pauli soal yang harus kalian kerjakan ada didua sisi kertas.

Cara mengerjakan

Cara mengerjakan tes kraepelin dan pauli sangat jauh berbeda.

Jika pada tes kraepelin kalian harus mengerjakan dari pojok kiri bawah, pada tes pauli kalian harus mengerjakan dari pojok kanan atas.

Jika pada tes kraepelin kalian menjumlahkan keatas, pada tes pauli kalian menjumlahkan kebawah.

Waktu dan aturan pengerjaan

Tes kraepelin waktu untuk mengerjakan dibagi perbaris, sedangkan pada tes pauli waktu yang diberikan secara keseluruhan biasanya sekitar 30 menit tapi bisa juga lebih.

Aba-aba pengawas juga berbeda...

Pada tes kraepelin akan ada aba-aba "Pindah" yang menandakan peserta harus berpindah baris dan mulai mengerjakan dari awal lagi.

Di tes pauli aba-abanya adalah "Garis", peserta diminta membuat garis dibawah angka yang terakhir merka kerjakan ketika ada aba-aba.

Pada tes pauli  kalian diminta mengerjakan sekuat kalian asalkan waktunya masih ada, bahkan jika satu lembar sudah kalian kerjakan lalu waktu masih tersisa kalian bisa meminta lembar baru kepada pengawas.

Penilaian

Cara penilaian jelas berbeda antara keduanya...

Tes kraepelin dinilai dengan cara menarik garis pada hasil pengerjaan sehingga didapat grafik yang bisa menentukan kinerja peserta.

Pada tes pauli yang akan dinilai adalah prosentase jawaban benar dan salah, banyaknya pengerjaan anda, apakah ada baris yang terlewat dan juga berapa banyak anda mengkoreksi jawaban.

Tes pauli dibuat oleh Richard Pauli dan memang sebenarnya merupakan hasil pengembangan dari tes kraepelin yang dibuat oleh Emil Kraepelin.

Nah itulah perbedaan mendasar antara tes kraepelin dan pauli yang harus kalian tau.

Belum ada Komentar untuk "Perbedaan Tes Psikotes Kraepein Dan Pauli"

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2